Sabtu, 12 Mei 2012

Kebersihan dan Penataan Pasar Terbaik Se-Jatim

KOTA-Prestasi gemilang kembali diraih Pemkab Pamekasan. Kali ini, kota berjuluk Gerbang Salam ini meraih penghargaan juara 1 komponen kota terbaik se Jawa Timur (Jatim) 2012 dari Gubernur Jatim Soekarwo. Yakni, dalam kategori pasar, Pasar Kolpajung dinilai tertata dan bersih. ”Sisi lingkungan hidup di situ ada tempat pengelolaan sampah, sehingga pasar menjadi bersih,” kata Kepala BLH (Badan Lingkungan Hidup) Didik Hariyadi menjelaskan, kemarin (30/12). Dijelaskan pula, sampah organik yang berhasil dikumpulkan hingga menjadi kompos juga mendapatkan apresiasi dari pemerintah provinsi (pemprov), sehingga dapat dimanfaatkan dan berguna bagi masyarakat. Terutama bagi para petani. Sebab kompos yang diperoleh dari hasil pengolahan sampah pasar diolah menjadi pupuk. ”Alhamdulillah, selain bisa menciptakan kebersihan, juga bisa membantu petani,” imbuhnya. Selain itu, untuk menciptakan kebersihan pasar, pihaknya mendirikan sebuah gedung pengolahan sampah yang berdekatan dengan pasar tersebut. Setiap hari pihaknya mempekerjakan beberapa orang untuk mengolah sampah itu. ”Kecuali hari minggu,” katanya. Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengaku bangga menjadi seorang kepala daerah di lokasi lingkungan yang bersih dan sehat. Sebab kota yang dipimpinnya menjadi sorotan paling utama dari segi kebersihan pasar. ”Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pamekasan atas peran sertanya, sehingga Kabupaten Pamekasan mendapat penghargaan ini,” tambah Bupati Pamekasan Kholilurrahman kepada Radar Madura. (radar)

KOTA-Prestasi gemilang kembali diraih Pemkab Pamekasan. Kali ini, kota berjuluk Gerbang Salam ini meraih penghargaan juara 1 komponen kota terbaik se Jawa Timur (Jatim) 2012 dari Gubernur Jatim Soekarwo. Yakni, dalam kategori pasar, Pasar Kolpajung dinilai tertata dan bersih. ”Sisi lingkungan hidup di situ ada tempat pengelolaan sampah, sehingga pasar menjadi bersih,” kata Kepala BLH (Badan Lingkungan Hidup) Didik Hariyadi menjelaskan, kemarin (30/12).

Dijelaskan pula, sampah organik yang berhasil dikumpulkan hingga menjadi kompos juga mendapatkan apresiasi dari pemerintah provinsi (pemprov), sehingga dapat dimanfaatkan dan berguna bagi masyarakat. Terutama bagi para petani. Sebab kompos yang diperoleh dari hasil pengolahan sampah pasar diolah menjadi pupuk. ”Alhamdulillah, selain bisa menciptakan kebersihan, juga bisa membantu petani,” imbuhnya. Selain itu, untuk menciptakan kebersihan pasar, pihaknya mendirikan sebuah gedung pengolahan sampah yang berdekatan dengan pasar tersebut.
Setiap hari pihaknya mempekerjakan beberapa orang untuk mengolah sampah itu. ”Kecuali hari minggu,” katanya. Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengaku bangga menjadi seorang kepala daerah di lokasi lingkungan yang bersih dan sehat. Sebab kota yang dipimpinnya menjadi sorotan paling utama dari segi kebersihan pasar. ”Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pamekasan atas peran sertanya, sehingga Kabupaten Pamekasan mendapat penghargaan ini,” tambah Bupati Pamekasan Kholilurrahman kepada Radar Madura. (radar)

Sastra